![]() |
| Prosesi Pelantikan Bantara Gerakan Pramuka MAN Manggarai Timur (Rabu, 17/12/2025) |
Pramuka.sch.id – Perkemahan Pelantikan Bantara Tahun 2025 yang digelar oleh MAN Manggarai Timur tampil berbeda dari rencana awal. Kegiatan yang mulanya dirancang sebagai agenda internal ini bertransformasi menjadi kemah gabungan setelah melibatkan SDI Lengko Randang dan MTsN Manggarai Timur.
Perkemahan yang diinisiasi oleh Dewan Ambalan Motang Rua
dan Lasminingrat (Gudep 12.001-12.002) tersebut berlangsung selama tiga hari,
Senin hingga Rabu (15-17 Desember 2025), di Bumi Perkemahan Lengko Randang,
Desa Nanga Mbaur.
Ketua Sangga Kerja Pelantikan Bantara 2025, Asri
Yati—yang akrab disapa Kak Rini—mengungkapkan bahwa perubahan konsep ini muncul
secara spontan karena tingginya antusiasme sekolah sekitar.
“Sebenarnya rencana awal hanya untuk internal MAN Matim.
Namun, kami melihat respons positif dan antusiasme yang sangat besar dari SDI
Lengko Randang dan MTsN Matim. Akhirnya kami memutuskan mengajak kedua
pangkalan tersebut untuk bergabung,” ujar Kak Rini dalam keterangannya, Rabu
(17/12).
Ia berharap model kemah gabungan seperti ini dapat terus
dipertahankan di masa mendatang untuk mempererat tali persaudaraan
antar-pramuka di wilayah tersebut.
Penguatan Karakter Siswa

Ka. Mabigus MAN Matim, Drs. H. Mustamin
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka. Mabigus) MAN
Manggarai Timur, Drs. H. Mustamin, menyambut baik suksesnya acara ini.
Menurutnya, perkemahan yang diwajibkan bagi seluruh siswa kelas X MAN Matim ini
merupakan sarana krusial untuk mengasah aspek mental dan sosial.
“Adik-adik Pramuka mendapat pengalaman berharga untuk
perkembangan karakter dan keterampilan mereka. Selama berkemah, mereka dilatih
kedisiplinan, kekompakan, kebersamaan, serta ketangkasan,” jelas H. Mustamin.
Langkah Perdana Dewan Ambalan

Petugas Upacara Pembukaan Perkemahan Gabungan dalam rangka Pelantikan Bantara
Kesuksesan acara ini menjadi catatan prestasi tersendiri
bagi Dewan Ambalan MAN Manggarai Timur. Pasalnya, organisasi ini tergolong
sangat muda karena baru dilantik pada 1 November 2025 lalu.
Pradana Putri MAN Manggarai Timur, Sumiati, mengakui
bahwa penyelenggaraan kemah besar ini adalah tantangan perdana yang penuh
pembelajaran.
“Penyelenggaraan Kemah Bantara ini adalah hal baru bagi
kami. Tentu masih ada kekurangan yang perlu dievaluasi bersama, namun kami
optimis Dewan Ambalan Motang Rua dan Lasminingrat akan terus bertumbuh menjadi
lebih baik,” pungkas Kak Sumi.
Kegiatan ditutup dengan apresiasi mendalam dari panitia kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil sehingga kemah gabungan ini dapat berjalan lancar dan aman.(sd)
